Pompa limbah merupakan jenis pompa non-penyumbatan dan tersedia dalam berbagai bentuk, seperti tipe submersible dan kering. Tipe kering termasuk cam rotorpompa limbah, terutama digunakan untuk mengalirkan air limbah kota. Suhu media yang disalurkan biasanya tidak lebih tinggi dari 80°C. Karena medianya seringkali mengandung bahan berserat yang cenderung kusut, saluran aliran pompa ini rentan tersumbat. Oleh karena itu, ketahanan dan keandalan terhadap penyumbatan merupakan faktor penting yang menentukan kualitas pompa limbah.
Seperti pompa lainnya, impeller dan volute casing (atau diffuser) merupakan dua komponen inti dari apompa limbah. Kinerjanya pada dasarnya menentukan kemampuan pompa secara keseluruhan. Ketahanan pompa terhadap penyumbatan dan ketahanan terhadap abrasi terutama dipastikan oleh kedua komponen ini. Mari kita uraikan:
Desain impeller terutama dikategorikan menjadi empat jenis: Tipe Baling-Baling (Terbuka dan Tertutup), Tipe Vortex, Tipe Saluran (termasuk Saluran Tunggal dan Saluran Ganda), dan Tipe Sentrifugal Sekrup.
Impeller Terbuka & Semi Terbuka:Ini mudah dibuat. Jika penyumbatan terjadi di dalam impeler, pembersihan dan perawatannya relatif mudah. Namun, selama pengoperasian jangka panjang, abrasi dari partikel dapat memperbesar celah antara baling-baling dan dinding bagian dalam selubung volute, sehingga mengurangi efisiensi. Kesenjangan yang membesar ini juga mengganggu distribusi tekanan di seluruh baling-baling dan mengganggu kestabilan pola aliran di saluran, sehingga menyebabkan getaran pompa. Jenis ini tidak cocok untuk menangani media yang mengandung padatan besar atau serat panjang. Dari segi kinerja, efisiensinya rendah, mencapai maksimum hanya sekitar 92% dari impeler tertutup standar. Lengkungan kepalanya relatif datar.
Impeler pusaran:Pada pompa yang menggunakan desain ini, impelernya sebagian atau seluruhnya tersembunyi dari saluran aliran utama dari selubung volute. Hal ini memberikan kinerja non-penyumbatan yang sangat baik dan kemampuan yang kuat untuk melewatkan padatan besar dan serat panjang. Selama pengoperasian, partikel tersuspensi atau serat panjang tidak bersentuhan langsung dengan baling-baling impeler. Hal ini menghasilkan keausan yang minimal pada baling-baling, dan tidak ada masalah pelebaran celah akibat abrasi, sehingga efisiensi tidak turun drastis dalam penggunaan jangka panjang. Pompa dengan impeller ini cocok untuk mengalirkan media yang mengandung padatan berukuran besar dan berserat panjang. Dari segi performa, efisiensinya lebih rendah, hanya sekitar 70% dari impeller tertutup standar, dan kurva headnya relatif datar.
Impeler Tertutup:Tipe ini umumnya menawarkan efisiensi lebih tinggi dan mempertahankan kinerja stabil selama pengoperasian jangka panjang. Pompa yang menggunakan impeler tertutup mengalami gaya dorong aksial yang lebih rendah. Baling-baling tambahan dapat ditambahkan pada selubung depan dan belakang. Baling-baling bantu selubung depan membantu mengurangi kehilangan pusaran pada saluran masuk impeler dan keausan pada cincin aus akibat partikel. Baling-baling tambahan selubung belakang tidak hanya membantu menyeimbangkan gaya dorong aksial tetapi juga mencegah partikel tersuspensi memasuki ruang segel mekanis, sehingga melindungi segel. Namun, jenis ini mempunyai kinerja non-penyumbatan yang buruk, rentan terhadap keterikatan, dan tidak cocok untuk mengalirkan air limbah mentah yang mengandung padatan besar atau serat panjang.
Impeller Saluran:Ini adalah impeler tanpa bilah yang saluran alirannya berupa saluran melengkung dari saluran masuk ke saluran keluar. Hal ini membuatnya cocok untuk membawa media dengan padatan besar dan serat panjang, sehingga menawarkan ketahanan terhadap penyumbatan yang baik. Dari segi kinerja, efisiensinya tinggi dan sebanding dengan impeler tertutup standar. Namun pompa yang menggunakan jenis impeller ini mempunyai kurva head yang lebih curam. Kurva tenaganya relatif stabil sehingga mengurangi risiko kelebihan beban motor. Kinerja kavitasinya lebih rendah dibandingkan impeler tertutup standar, sehingga sangat cocok untuk pompa dengan saluran masuk bertekanan.
Sekrup Impeler Sentrifugal:Baling-baling impeler ini adalah bilah spiral bengkok yang memanjang secara aksial dari sisi hisap pada hub berbentuk kerucut. Pompa dengan impeller ini memadukan fitur pompa perpindahan positif dan pompa sentrifugal. Saat partikel tersuspensi mengalir melaluinya, partikel tersebut tidak berdampak pada bagian mana pun dari pompa, sehingga menyebabkan kerusakan kecil pada pompa dan media yang diangkut. Karena aksi mendorong sekrup, ia memiliki kemampuan passing yang kuat untuk benda padat tersuspensi. Oleh karena itu, pompa dengan impeller ini cocok untuk media yang mengandung padatan berukuran besar, berserat panjang, dan konsentrasi tinggi. Mereka sangat menguntungkan ketika kerusakan minimal pada media yang disalurkan sangat penting. Dari segi kinerja, pompa ini memiliki kurva head yang curam dan kurva daya yang relatif datar.
Jenis casing volute yang paling umum digunakanpompa limbahadalah spiral volute. Untuk pompa submersible instalasi basah, diffuser radial atau diffuser saluran sering dipilih. Volute spiral hadir dalam tiga tipe utama: tipe volute (spiral), tipe annular, dan tipe semi-volute (menengah). Volute spiral sejati jarang digunakan pada pompa limbah. Volute annular, karena strukturnya yang sederhana dan kemudahan pembuatannya, lebih umum terjadi pada pompa limbah kecil. Namun, dengan diperkenalkannya tipe semi-volute, penggunaan tipe annular secara bertahap menurun. Hal ini karena tipe semi-volute menggabungkan efisiensi tinggi dari tipe spiral dengan kemampuan jalur tinggi dari tipe annular, sehingga semakin populer di kalangan produsen.
Singkatnya, setiap seri pompa limbah pada dasarnya merupakan kombinasi dari tipe impeler yang berbeda dan tipe volute/diffuser yang berbeda. Selama impeler dan volute/diffuser cocok dengan persyaratan aplikasi, kinerja pompa secara keseluruhan akan sesuai dengan tugasnya.