Ringkasan Pemasangan, Perawatan dan Servis Pompa Limbah Self-Priming

2026-04-08 - Tinggalkan aku pesan

·  Ketika pompa digabungkan langsung dengan motor, perhatian harus diberikan pada koaksialitas antara poros pompa dan poros keluaran motor. Keakuratan pemasangan pompa mempunyai pengaruh yang besar terhadap kelancaran pengoperasian dan masa pakai pompa, sehingga pemasangan dan penyelarasan harus dilakukan dengan hati-hati dan teliti.


·  Kopling pompa harus dikencangkan dengan kuat menggunakan mur dan dikunci agar tidak kendor. Jika tidak, kemungkinan besar akan menyebabkan pergerakan aksial impeler dan mengakibatkan kegagalan mekanis.


·  Untuk mempertahankan sejumlah penyimpanan cairan di dalam badan pompa agar kinerja pemancing otomatis tetap baik dan untuk mencegah gesekan kering pada segel mekanis, saluran masuk pompa harus diposisikan lebih tinggi dari garis tengah poros pompa.


·  Perhatian harus diberikan pada pemasangan pipa hisap: A. Ketinggian pemasangan lubang hisap tidak boleh melebihi 5 meter. Jika kondisi memungkinkan, lubang hisap harus dipasang serendah mungkin di bawah ketinggian air minimum tangki air, dan panjang pipa hisap harus diperpendek sebanyak mungkin dengan siku yang lebih sedikit, yang membantu mempersingkat waktu self-priming dan meningkatkan fungsi self-priming. B. Katup, flensa, dan komponen lain pada pipa hisap harus dilindungi secara ketat dari kebocoran udara atau rembesan cairan, artinya tidak boleh ada kebocoran udara di dalam pipa hisap. C. Kotoran padat dan benda asing lainnya harus dicegah memasuki badan pompa. Untuk tujuan ini, filter harus dipasang pada pipa hisap. Luas saluran air efektif dari filter harus 2 hingga 3 kali luas penampang pipa hisap, dan filter harus diperiksa secara teratur. D. Pipa hisap dan pipa pembuangan harus dilengkapi dengan penyangganya sendiri, dan badan pompa itu sendiri tidak boleh memikul beban pipa.


·  Selama pemasangan pompa, tahanan pembumian elektrostatis pada pompa dan pipa harus memenuhi persyaratan yang ditentukan.


·  Pemeriksaan ketat harus dilakukan selama pemasangan untuk memeriksa batu, pasir besi, dan benda asing lainnya di dalam selubung pompa dan pipa.


·  Sejajarkan jarak bebas pemasangan dan koaksialitas kopling pompa dan kopling motor. Penyimpangan non-koaksialitas yang diperbolehkan adalah 0,1 mm. Perbedaan ketinggian antara poros pompa dan poros motor dapat diatur dengan meletakkan lembaran tembaga atau besi di bawah kaki.


·  Pemeriksaan akhir harus dilakukan setelah unit benar-benar beroperasi selama 3 hingga 4 jam. Jika tidak ditemukan kondisi abnormal, pemasangan dianggap selesai. Poros harus diperiksa selama uji coba.


·  Untuk rumah bantalan pompa yang dilengkapi ruang pendingin, konektor air pendingin dirancang untuk selang karet atau plastik dengan diameter dalam 12, dan ukuran ulirnya M12×1,75.


·  Jika katup periksa dipasang pada pipa saluran keluar pompa dan mencegah kelancaran pembuangan udara selama pemancing otomatis, pipa air buang dan katup harus dihubungkan tambahan pada saluran keluar pompa.


mengirimkan permintaan

X
Kami menggunakan cookie untuk menawarkan Anda pengalaman penelusuran yang lebih baik, menganalisis lalu lintas situs, dan mempersonalisasi konten. Dengan menggunakan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie kami. Kebijakan Privasi